Konsulat Kehormatan Rwanda di Frankfurt

Konsulat Kehormatan Rwanda Frankfurt, Jerman

Alamat
60486 Frankfurt am Main, Adalbertstraße 4-6
Faks
+49 69 153 413 17
Biasanya harus dengan janji temu

Jam buka belum tercatat. Sebagian besar perwakilan hanya menerima tamu dengan janji temu.

Lokasi persisnya belum tercatat: peta menunjukkan kotanya.

Telepon

Kepala perwakilan: Samuel Singer, Konsul Kehormatan

Sumber: Data terbuka Kementerian Luar Negeri Jerman (Auswärtiges Amt) · Data terakhir diperbarui 1 Desember 2022

Konsulat Kehormatan Rwanda di Frankfurt beralamat di 60486 Frankfurt am Main, Adalbertstraße 4-6; seperti kebanyakan konsulat kehormatan, kantor ini biasanya tidak menerbitkan visa maupun paspor. Warga negara Jerman menerima visa Rwanda di pintu masuk perbatasan; visa itu berlaku hingga 30 hari.

Jam buka Konsulat Kehormatan Rwanda di Frankfurt

Jam buka belum tercatat. Sebagian besar perwakilan hanya menerima tamu dengan janji temu.

Catatan Kementerian Luar Negeri Jerman (Auswärtiges Amt), dalam bahasa Jerman

jeden ersten Montag im Monat 09.00-13.00 Uhr und nach Vereinbarung

Hari tutup terdekat

Hari libur di Jerman

  • Hari Natal (Erster Weihnachtstag)

    Jumat

  • Hari kedua Natal (Zweiter Weihnachtstag)

    Sabtu

Hari libur di Rwanda

  • Hari Natal

    Jumat

  • Hari kedua Natal

    Sabtu

Belum ada jam buka tetap yang tercatat untuk Konsulat Kehormatan Rwanda di Frankfurt, tetapi catatan resmi tentang jam layanan atau janji temu ditampilkan (dalam bahasa Jerman).

Visa Rwanda untuk warga negara Jerman

JermanRwanda Visa saat kedatangan (VoA) Visa Rwanda untuk warga negara Jerman

RwandaJerman Wajib visa Visa Jerman untuk warga negara Rwanda

Warga negara Jerman menerima visa Rwanda di pintu masuk perbatasan; visa itu berlaku hingga 30 hari.

Perwakilan Rwanda lainnya di Jerman

Semua perwakilan Rwanda di Jerman (5)

Kedutaan Besar Rwanda berada di Berlin. Konsulat Kehormatan Rwanda di Frankfurt adalah salah satu dari 5 perwakilan Rwanda di Jerman. Konsulat kehormatan: München, Magdeburg, dan Hamburg. Sebaliknya, Jerman memiliki kedutaan besar di Kigali.

Perlu diketahui

Tentang Konsulat Kehormatan Rwanda di Frankfurt

Menurut data kami, perwakilan ini dipimpin oleh Samuel Singer, Konsul Kehormatan.

Alamat dan kontak

Alamat: 60486 Frankfurt am Main, Adalbertstraße 4-6. Data Konsulat Kehormatan Rwanda di Frankfurt mencakup nomor telepon, alamat email, dan nomor faks. Lokasi persisnya belum tercatat, jadi peta menunjukkan kotanya; gunakan alamat jalannya.

Warga negara Rwanda yang bepergian ke Jerman

Jerman mewajibkan warga negara Rwanda memiliki visa yang diterbitkan sebelum perjalanan.

Kapan Konsulat Kehormatan Rwanda di Frankfurt tutup

Konsulat Kehormatan Rwanda di Frankfurt diperkirakan tutup pada Jumat, 25 Desember 2026 (Hari Natal, Erster Weihnachtstag) dan Sabtu, 26 Desember 2026 (Hari kedua Natal, Zweiter Weihnachtstag). Perwakilan ini sering juga tutup pada Jumat, 25 Desember 2026 (Hari Natal), hari libur di Rwanda.

Sebelum mengunjungi Konsulat Kehormatan Rwanda di Frankfurt

Telepon Konsulat Kehormatan Rwanda di Frankfurt sebelum datang untuk memastikan jam buka dan apakah perlu janji temu.

Pertanyaan yang sering diajukan

Di mana alamat Konsulat Kehormatan Rwanda di Frankfurt?

Konsulat Kehormatan Rwanda di Frankfurt beralamat di 60486 Frankfurt am Main, Adalbertstraße 4-6.

Kapan Konsulat Kehormatan Rwanda di Frankfurt tutup?

Konsulat Kehormatan Rwanda di Frankfurt tutup pada hari libur nasional Jerman, yang terdekat jatuh pada Jumat, 25 Desember 2026 (Hari Natal, Erster Weihnachtstag), dan biasanya juga pada hari nasional Rwanda.

Apakah warga negara Jerman perlu visa ke Rwanda?

Warga negara Jerman menerima visa Rwanda di pintu masuk perbatasan; visa itu berlaku hingga 30 hari.

Apakah Konsulat Kehormatan Rwanda di Frankfurt dapat menerbitkan visa atau paspor?

Biasanya tidak: untuk visa dan paspor, warga di Frankfurt menghubungi Kedutaan Besar Rwanda di Berlin atau konsulat karier Rwanda.

Laporkan perubahan

Ini adalah direktori independen, bukan situs resmi pemerintah Rwanda.